Gerus


Negeriku terus digerus
Fitnah datang dalam beragam jurus
Isu, kejadian, peristiwa terus dijadikan arus
Sampai-sampai negeri ini nyaris tak terurus

Persatuan bangsa terus digerus
Media ramai dengan desas-desus
Pemimpin negeri sibuk dengan fulus
Sementara rakyat kian tak terurus Baca lebih lanjut

Iklan
By Imam Nawawi Posted in Puisi

Ribut


Indoensia
Penduduknya ramah
Suka sekolah
Namun seringkali mudah lupa

Hari ini bicara A
Besok lupa dan ribut bicara Y
Tanda bahwa rakyat masih “belia”
Mudah diaduk emosi dan pikirannya, Yeah Baca lebih lanjut

By Imam Nawawi Posted in Puisi

Penantian


Kala kehidupan bergerak
Bumi menari
Ombak bersorak
Semua harmoni dalam kehendak Ilahi

Sejak kelahirannya
Manusia tumbuh berkembang
Terus menajamkan identitasnya
Berdetak, berlari, bergulat hingga menang Baca lebih lanjut

By Imam Nawawi Posted in Puisi

Kayuh Semangatmu


Siapapun dirimu
Dari manapun asalmu
Jangan pernah berhenti untuk melaju
Kayuh terus semangatmu

Seperti mentari
Tak lelah disiplin
Tak malas menyinari
Tak bosan mengusir dingin Baca lebih lanjut

By Imam Nawawi Posted in Puisi

Apa Hebatmu?


Manusia bangga
Membusungkan dada penuh kesombongan
Merasa diri paham segalanya
Merasa diri penuh kemuliaan

Terlebih kala kuasa di tangan
Sewenang-wenang dianggapnya kebijaksanaan
Ketidakadilan dinilainya keharusan
Kebodohan diyakininya sebagai kecerdasan Baca lebih lanjut

By Imam Nawawi Posted in Puisi

Solusi Negeri


Semua meratap

Menyayangkan kondisi negeri

Seperti dalam gelap, semua tak lagi punya harap

Korupsi, ingkar janji, iri dengki terus menguasai

Kebijakan seperti mainan

Diubah sesuai kepentingan

Negara tak lagi jadi perhatian

Kesejahteraan rakyat cukuplah jadi dagangan

Baca lebih lanjut

By Imam Nawawi Posted in Puisi

Cahaya Malam


Jiwa manusia dalam lelap
Kala malam mencengkeram bumi
Mata kepala tak mampu menatap
Melainkan yang ingin mengadu kepada Ilahi

Hidup sungguh melelahkan
Bukan karena perjuangan
Tapi tumpukan keinginan
Menantang atau tunduk pada kebenaran Baca lebih lanjut

By Imam Nawawi Posted in Puisi

Selamat Tinggal Ketidaktahuan


Aku tak tahu kebenaran
Seperti hewan
Hidup tak lebih dari kebiasaan
Namun benarkah kehidupan ini tanpa maksud dan tujuan?

Apakah kalian perhatikan teman
Meja dan kursi yang dirapikan
Tersusun sendiri tanpa pengaturan
Maka bagaimana mungkin kita masih hidup dalam ketidaktahuan

Aku sadar kebenaran mesti kucari Baca lebih lanjut

By Imam Nawawi Posted in Puisi

Masa Depan


Masa Depan

Tangan manusia selalu menggenggam
Kuat mencengkeram
Tak peduli halal haram
Semua dikuasai berharap hidup tenteram

Siang malam
Anak Adam kian tenggelam
Mencari menumpuk perbendaharaan
Demi masa depan

Masa depan
Kian menyihir orang Baca lebih lanjut

Kepalsuan


Hari pertama kepalsuan bisa diterima
Pelakunya pun bisa dianggap pahlawan
Tapi manusia bukan sekedar makhluk bertelinga
Khalifah Tuhan itu punya mata dan akal pikiran

Penipu biasanya halus bahasanya
Cerdik memilih kata
Tapi waktu menagih janjinya
Pilihan kata dan bahasa harus menjadi nyata Baca lebih lanjut

By Imam Nawawi Posted in Puisi